ResTokoiyoo
Lelah
Pasti ada yang salah dalam cara saya berlayar
Ada udara yang bertumpuk dan bersempit- sempit di dalam perut
Sampai kapan akan saya tahan
Juga sulit mengeluarkan
Saya tidak tahu persis apa itu
Dalam pencarian menemukan baik
Rasanya dekat tapi tak kunjung sampai
Saya berharap bisa langsung mengetuk pintunya
Adakah cara lain menuju baik?
Tuhan bukan saya tidak mengindahkan eksistensimu
Saya hanya sedang kusut dan tersangkut ujianmu
Masih nencari cara untuk lepas
Masih mengukur menakar batas kesanggupan saya
Dan bersegera mengucapkan selamat tinggal pada ujian itu
Tapi lagi-lagi mencari, mengukur, menakar itu juga ujian saya
Kalau tidak ingin jadi pecundang
Takhlukkan ujian itu
Kata saya pada saya yang lain
Yang harus saya kalahkan adalah saya
Sedang saya tidak mengerti siapa saya?
Saya seperti lingkar labirin yang menyesakkan
Sulit dan tidak tahu jalan keluar
Entah..
Entahlah..
Kata-kata mengambang
Isi kepala berkunang
Tapi saya masih ingin menuju baik
Saya ingat pernah berteman dengan mereka
Sekarang masih, kadang saya berkumpul dan mengikuti mereka
Beberapa kali saya pernah menolaknya
Kata orang mereka tidak baik
Atau dasar saya yang tidak pilih-pilih teman
Mereka bernama malas, lemah, keluh, kesah, pesimis
Dan masih ada beberapa nama lagi
Saya tidak suka, tapi sulit keluar dalam lingkarannya
Tapi saya masih ingin menuju baik
Sudah coba lebih banyak mendengar, melihat dan belajar
Saya juga sedang berusaha mendekatimu Tuhan
ENGKAU mungkin sudah mendengar banyak permintaan saya tentang baik
Terus saya ulang dan permintaan-permintaan lain
Saking banyak saya sampai tidak tahu akan meminta apa lagi
Mohon padaMu
Ajari saya meminta...
Beritahu saya tentang apa yang seharusnya saya minta
Dan tuntunlah saya sampai pada permintaan-permintaan itu
Bisa mengantarkan saya menuju baik, menjadi baik, menularkan baik
Dan menyebarkan banyak baik
Saya masih ingin menuju baik
Restokoiyoo, Blog Tentang Ini Itu, Apa saja bisa di jadikan hal yang menarik untuk di bahas. Seorang biasa dengan tumpukan kata dan timbunan rasa kadang tak bernama yang kesulitan meramunya dalam kalimat sederhana.
Showing posts with label PUITISKANRASAMU. Show all posts
Showing posts with label PUITISKANRASAMU. Show all posts
Saturday, February 24, 2018
Thursday, November 23, 2017
Tidak Perlu Judul
ResTokoiyoo
![]() |
Apa aku pantas hidup dan menikmati semua hamparannya
Ini bukan curhat hanya pertanyaan yang sudah makin melekat di pikiran
Seperti apakah kehidupan sesudah mati itu ?
Yang bisa ku bayangkan hitam pekat bau amis bangkai
Beberapa lembar kafan
Dingin yang teramat
Lembab mungkin beberapa serangga dan cacing
Teman atau mungkin sebaliknya
Mereka mengincar dagingku
Yang Saat itu mungkin sudah tak sesegar dulu
Tapi tetap saja pastilah sakit
Sampai di situ saja rasanya merinding
Apalagi membayangkan malaikat-malaikatNYa bertamu
Adakah pertanyaan mereka bisa ku jawab seluruhnya ?
Aku hanya tidak bisa menghadapi sekiranya
Mereka memutuskan aku tidak baik
Lalu melemparku ke lembah menakutkan itu
Ya ampun bagaimana menampiknya , jatuhnya curhat juga
Tuesday, November 14, 2017
Bahasa Rindu
ResTokoiyoo
Selebat apa bulu mata
indah itu
Jika saja setiap hati
merindu
Bulu mata itu akan gugur satu
Rindu menghampir nyinyir
Setiap hari
Jangan bosan
mungkin
Beberapa kali kita bertemu
Di mimpimu
Jangan tersedak
Karena kamu adalah
Topik yang tak pernah dingin
Di lisankan
Entah itu mitos
Atau benar adanya
Semua bahasa rindu ini
Aku harap bisa jadi
Pengingat
Bahwa ada aku di sini
Yang tidak pernah lupa
Selebat apa bulu mata
indah itu
Jika saja setiap hati
merindu
Bulu mata itu akan gugur satu
Rindu menghampir nyinyir
Setiap hari
Jangan bosan
mungkin
Beberapa kali kita bertemu
Di mimpimu
Jangan tersedak
Karena kamu adalah
Topik yang tak pernah dingin
Di lisankan
Entah itu mitos
Atau benar adanya
Semua bahasa rindu ini
Aku harap bisa jadi
Pengingat
Bahwa ada aku di sini
Yang tidak pernah lupa
Sunday, October 8, 2017
LINGKAR PESONA
ResTokoiyoo
LINGKAR PESONA
Bisakah di sebut cinta
Sedang cemburu saja tidak punya
Duniaku berputar di sekitarmu
Dirimu begitu menarik korneaku
Jika dekat tak ingin lihat
Saat jauh sangat memikat
Dirimu begitu acuh
Sekelilingmu begitu riuh
Lihatlah mereka
Begitu keras berusaha
Gemasnya dirimu seperti tak terusik
Lihat apa! tidakkah mereka cantik
Aku bukan pecinta
Hanya pengagum rahasia
Entah dirimu sadar atau tidak
Sebaiknya tidak
Cembetutmu saja magnet
Kerlinganmu memperdaya
Kalau saja dirimu tahu
Kadang mata dan hati di buat tidak sinkron
Kata hati jangan lihat
Tapi mata terus mengendap
Lalu hati berkomat - kamit
Jangan..nanti ketahuan !!
Aku ingat
Tentang ketidak sengajaan hari itu
Kau melintas di depanku
Aku melihatmu
Begitu juga dirimu
Sudah cukup jauh
sampai kau hilang di ujung jalan
Pertemuan 4 bola mata itu bisu
Rasa ini unik
Lepas dan tidak mengikat
Maksudku caraku mengagumimu
Yang ku butuhkan hanya
Hening , sedikit jarak
Mata yang kuat tak berkedip sekian detik
Dan tidak ketahuan
Tidak lebih dari itu
Aku mungkin saja
Masuk dalam lingkaran pesona
Kamu dan ketidak tahuanku akan pesona itu
Tapi aku tahu pintu keluarnya
lingkarpesona
08Okt17
LINGKAR PESONA
![]() |
| Lingkar pesona |
Bisakah di sebut cinta
Sedang cemburu saja tidak punya
Duniaku berputar di sekitarmu
Dirimu begitu menarik korneaku
Jika dekat tak ingin lihat
Saat jauh sangat memikat
Dirimu begitu acuh
Sekelilingmu begitu riuh
Lihatlah mereka
Begitu keras berusaha
Gemasnya dirimu seperti tak terusik
Lihat apa! tidakkah mereka cantik
Aku bukan pecinta
Hanya pengagum rahasia
Entah dirimu sadar atau tidak
Sebaiknya tidak
Cembetutmu saja magnet
Kerlinganmu memperdaya
Kalau saja dirimu tahu
Kadang mata dan hati di buat tidak sinkron
Kata hati jangan lihat
Tapi mata terus mengendap
Lalu hati berkomat - kamit
Jangan..nanti ketahuan !!
Aku ingat
Tentang ketidak sengajaan hari itu
Kau melintas di depanku
Aku melihatmu
Begitu juga dirimu
Sudah cukup jauh
sampai kau hilang di ujung jalan
Pertemuan 4 bola mata itu bisu
Rasa ini unik
Lepas dan tidak mengikat
Maksudku caraku mengagumimu
Yang ku butuhkan hanya
Hening , sedikit jarak
Mata yang kuat tak berkedip sekian detik
Dan tidak ketahuan
Tidak lebih dari itu
Aku mungkin saja
Masuk dalam lingkaran pesona
Kamu dan ketidak tahuanku akan pesona itu
Tapi aku tahu pintu keluarnya
lingkarpesona
08Okt17
Saturday, September 30, 2017
MENEMANI SENJA
ResTokoiyoo
MENEMANI SENJA
Menjelang senja
Ku duduk bersila melihat jauh ke depan
2 anak kecil dengan kayuhannya
Hilir mudik mencuri pandangku
Di temani nyamuk sesekali hinggap
Ia tak sekedar mampir
Sampai terbit rasa gatal
2 anak kecil tadi tidak terlihat lagi
Kakiku angkat memeluk kedua lutut
Senja semakin mendekat
Langit masih sedikit terang
Terpikirkan tapi tidak terkatakan
Ada yang mengusik tentang warna langit
Tidak seperti biasanya
Senja itu hanya cengkrama
Antara pagi yang hendak beranjak
pergi
Dan malam yang hampir sampai
Aku hanya menemani senja
tidak ada kopi
tidak ada gorengan
hingga kumandang itu akhirnya terdengar
MENEMANI SENJA
Menjelang senja
Ku duduk bersila melihat jauh ke depan
2 anak kecil dengan kayuhannya
Hilir mudik mencuri pandangku
Di temani nyamuk sesekali hinggap
Ia tak sekedar mampir
Sampai terbit rasa gatal
2 anak kecil tadi tidak terlihat lagi
Kakiku angkat memeluk kedua lutut
Senja semakin mendekat
Langit masih sedikit terang
Terpikirkan tapi tidak terkatakan
Ada yang mengusik tentang warna langit
Tidak seperti biasanya
Senja itu hanya cengkrama
Antara pagi yang hendak beranjak
pergi
Dan malam yang hampir sampai
Aku hanya menemani senja
tidak ada kopi
tidak ada gorengan
hingga kumandang itu akhirnya terdengar
Saturday, September 2, 2017
INTROvert
ResTokoiyoo
INTROvert
Kau bahkan bukan brankas
Kenapa begitu rapat menutup diri
Tak perduli berapa digit kombinasi
Dan tak butuh kunci gembok
Meski melelahkan menunggu dia terbuka
Itu seperti keniscayaan
Namun ada do'a di setiap harinya
Yang ada didalam sana
Menyembul
Bolehlah sediikit saja
Tidak maksud ingin mencampuri dunianya
Dan tak akan melampaui teritori
Sayang Dia tak yakin akan itu
Ini hanya tentang relasi dan relaksasi
Dia sungguh tak terbaca
Tidak pula ada warna
Keluhnya hening
Resahnya bisu Itu menakutkan
Dia mau apa?
Segerombolan "Khawatir" mendatangi ku setiap harinya
Sudah kuminta "Biarkanlah" mencegatnya
Tapi dia menerobos masuk
Mengacak keteraturan denyut jantung
Kalau tidak sayang
Mungkin "apatis" yang bersarang
Tidak mungkin bisa
#Restokoiyoo #Puitiskanrasamu
(02/09/2017)
INTROvert
Kau bahkan bukan brankas
Kenapa begitu rapat menutup diri
Tak perduli berapa digit kombinasi
Dan tak butuh kunci gembok
Meski melelahkan menunggu dia terbuka
Itu seperti keniscayaan
Namun ada do'a di setiap harinya
Yang ada didalam sana
Menyembul
Bolehlah sediikit saja
Tidak maksud ingin mencampuri dunianya
Dan tak akan melampaui teritori
Sayang Dia tak yakin akan itu
Ini hanya tentang relasi dan relaksasi
Dia sungguh tak terbaca
Tidak pula ada warna
Keluhnya hening
Resahnya bisu Itu menakutkan
Dia mau apa?
Segerombolan "Khawatir" mendatangi ku setiap harinya
Sudah kuminta "Biarkanlah" mencegatnya
Tapi dia menerobos masuk
Mengacak keteraturan denyut jantung
Kalau tidak sayang
Mungkin "apatis" yang bersarang
Tidak mungkin bisa
#Restokoiyoo #Puitiskanrasamu
(02/09/2017)
Friday, September 1, 2017
MENUNGGU KAU
ResTokoiyoo
Menunggu Kau
Sepertinya butuh seseorang yang tidak tahu siapa
Sebutlah kau Kau harus bisa baca ! ya....membaca
Apakah kau bisa membahasakan isi kepalaku
Mengerti gerak gerikku
Tatap saja aku sepuasnya lalu katakan
Apa yang kau bisa tuliskan?
Lalu kata-perkata itu akan ku keluarkan
Dari pikiran dari kepala
Agar ada ruang ..
Kau..kemarilah
Ada yang ingin ku bisikkan
Setiap malam ada mereka
Berdesakan di atas sana
Aku tidak bisa tidur
Mereka ingin keluar tapi buntu
Ada begitu banyak kekhawatiran
Ada begitu banyak una anu
Kataku padanya
Kalian keluar sajalah dulu
Bagaimana dan seperti apapun bentuknya
Lalu aku diam imajinasi ku mengelana
Mungkin bentuknya persis kotoran musang
Tidak..tidak rasanya tidak sebewarna itu
Sudahlah
Aku diam saja
Aku berharap
Mereka bisa keluar bersama hempasan nafas
Batuk,bersin atau saat berkeringat
Ah sudahlah kutunggu kau saja..
Puitiskan Rasamu
Menunggu Kau
Sepertinya butuh seseorang yang tidak tahu siapa
Sebutlah kau Kau harus bisa baca ! ya....membaca
Apakah kau bisa membahasakan isi kepalaku
Mengerti gerak gerikku
Tatap saja aku sepuasnya lalu katakan
Apa yang kau bisa tuliskan?
Lalu kata-perkata itu akan ku keluarkan
Dari pikiran dari kepala
Agar ada ruang ..
Kau..kemarilah
Ada yang ingin ku bisikkan
Setiap malam ada mereka
Berdesakan di atas sana
Aku tidak bisa tidur
Mereka ingin keluar tapi buntu
Ada begitu banyak kekhawatiran
Ada begitu banyak una anu
Kataku padanya
Kalian keluar sajalah dulu
Bagaimana dan seperti apapun bentuknya
Lalu aku diam imajinasi ku mengelana
Mungkin bentuknya persis kotoran musang
Tidak..tidak rasanya tidak sebewarna itu
Sudahlah
Aku diam saja
Aku berharap
Mereka bisa keluar bersama hempasan nafas
Batuk,bersin atau saat berkeringat
Ah sudahlah kutunggu kau saja..
Puitiskan Rasamu
Monday, August 21, 2017
JANGAN SEKARANG
ResTokoiyoo
JANGAN SEKARANG
Jangan sekarang
Apa yang akan ku sampaikan pada Rabbku
Aku hanya punya rekaman kisah
masa lalu
Bukan amalan
Hanya pengulangan dosa
Meskipun aku tahu,ingat lalu
sadar
Secepat kedipan aku lupa..
Lalai kalau boleh jujur
Lalu aku memohon ampun
Bertekad akan lebih taat
Kemudian aku kembali terlena
dalam lupa
Lupa yang di buat-buat
Malas kalau boleh jujur
Berawal dari menunda-nunda
Kemudian jadi Jeda
Saat berayun di atas rasa “kali
ini saja,besok tidak lagi”
Aku sepenuhnya tahu bahwa besok
akan ada lagi
Maka ketika tiba kembali sadarku
yang nyata
Walau tak patuh
Aku mengumandangkan banyak sekali
do’a
Do’a untuk mengampuniku
Do’a agar Dia tak membenciku
Do’a tolong sadarkan aku dari “sadarku”
yang palsu
Do’a untuk menuntut hatiku
Do’a sekalian do’a
Suatu kali di sepertiga malam
Aku terbangun..seperti sengaja
Dia bangunkan
Seperti Dia gerakan hatiku untuk
sujud
Akupun patuh..
Rasanya saat itu juga adalah
malam yang tepat
Ku tundukkan hati rendahkan rasa
tinggi ku
Kan ku tuturkan semua kesalahan
abjad lengkap
Agar hati ku kosong..hati kelamku
pergi
Kemudian ku isi dengan telaga..telaga
jernih
Aku coba memulai dari dosaku
terkecil
Aku seperti tertegun ..
Ku ingat lagi dosaku yang lain..
Aku mengingatnya seperti
pertunjukan slide
Akupun tak bisa menyampaikannya
Sepotong kalimatpun tak kunjung
keluar
Kata-kata yang kurangkai begitu
indah dan sendu
Kala ku berdosa tapi masih bisa
mengingatNya
Seperti mengabur dan hilang sama
sekali
Kata yang orang bilang “alarm”
Begitu ringan di ucapkan
Sok menasehati hati lain..tapi memantul
untuk hati sendiri
Kiranya sebegitu banyak dosa..
Hingga kelu lidah bahkan
mengejanya
Jangan Sekarang sebentar lagi
Ramadhan
Jangan sekarang di waktu yang
baik dalam keadaan beriman
Tolong jangan sekarang.
ResTokoiyoo
Friday, August 18, 2017
semua-MU
ResTokoiyoo
Tolong maafkan saya
Mendekati senja , saya masih menambah kerut di dahimu
Saya belum besar
Belum pula tinggi
Saya adalah apa yang mulut tak menyebut
Tapi adalah buah fikirmu
Bersimpuh di pundak
Memberatkan langkahmu
Saya menyelam di paling dasar
Yang kemudian.. belum kuasa
Mengayuh kaki
Mengepakkan tangan
Agar sampai ke permukaan
Saya menyadari
Betapa tidak berartinya keber"ada"an saya
Sebutlah untuk saat ini dulu
Yang kemarin mungkin juga
Saya adalah daun menguning
Yang setiap saat bisa terbang tertiup angin
Akankah ia bisa hijau kembali
Sebeum angin itu menggugurkannya ?
Saya tahu do'a mu tak pernah putus
Do'a yang senantiasa engkau selipkan untuk saya
Semoga di ijabahNya
Maafkan saya
Maafkan karena itu saya
Saya sangat berterima kasih
Sebaik-baik terima kasih
Terima kasih meski saya ti"ada"
Engkau masih anggap ada
Terima kasih telah melahirkan saya
Terima kasih untuk tiap helai rambut yang rontok
Dalam mengajari saya
Terima kasih untuk setiap tetes air mata
yang mengucur sebab saya
Terima kasih untuk semua campur rasa
Pegal kesemutan saat menggendong saya
Terima kasih untuk langkah kaki
Yang sudah sejauh apa saya tak sanggup reka
Terima kasih untuk segalanya
Terima kasih sudah jadi dunia saya
Janganlah terlalu cepat menua
Saya belum jadi apa-apa
Maaf dan terima kasih
Apakah lagi kata yang bisa menggantinya
Dari aksara hingga do'a-do'a
Apa artinya semua
Tetap saja tidak ada harga yang pantas menakarnya
Restokoiyoo
(18/08/17)
semua-Mu
Tolong maafkan saya
Mendekati senja , saya masih menambah kerut di dahimu
Saya belum besar
Belum pula tinggi
Saya adalah apa yang mulut tak menyebut
Tapi adalah buah fikirmu
Bersimpuh di pundak
Memberatkan langkahmu
Saya menyelam di paling dasar
Yang kemudian.. belum kuasa
Mengayuh kaki
Mengepakkan tangan
Agar sampai ke permukaan
Saya menyadari
Betapa tidak berartinya keber"ada"an saya
Sebutlah untuk saat ini dulu
Yang kemarin mungkin juga
Saya adalah daun menguning
Yang setiap saat bisa terbang tertiup angin
Akankah ia bisa hijau kembali
Sebeum angin itu menggugurkannya ?
Saya tahu do'a mu tak pernah putus
Do'a yang senantiasa engkau selipkan untuk saya
Semoga di ijabahNya
Maafkan saya
Maafkan karena itu saya
Saya sangat berterima kasih
Sebaik-baik terima kasih
Terima kasih meski saya ti"ada"
Engkau masih anggap ada
Terima kasih telah melahirkan saya
Terima kasih untuk tiap helai rambut yang rontok
Dalam mengajari saya
Terima kasih untuk setiap tetes air mata
yang mengucur sebab saya
Terima kasih untuk semua campur rasa
Pegal kesemutan saat menggendong saya
Terima kasih untuk langkah kaki
Yang sudah sejauh apa saya tak sanggup reka
Terima kasih untuk segalanya
Terima kasih sudah jadi dunia saya
Janganlah terlalu cepat menua
Saya belum jadi apa-apa
Maaf dan terima kasih
Apakah lagi kata yang bisa menggantinya
Dari aksara hingga do'a-do'a
Apa artinya semua
Tetap saja tidak ada harga yang pantas menakarnya
Restokoiyoo
(18/08/17)
Wednesday, August 16, 2017
BISAKAH DI SEBUT ANALOGI
ResTokoiyoo
Restokoiyoo 16/08/17
BISAKAH DI SEBUT ANALOGI ?
Punya kisah hidup yang biasa saja
Jadinya tidak banyak cerita
Orang bilang kisahku sunyi
Kau tahu garam
Ia bisa larut dan tercampur dengan sempurna
Tidak berwarna pun berbau
Tapi ada terasa
Anggaplah kisahku adalah garam
Bila kau membubuhui terlalu sedikit
Mungkin ada keluh hambar
Jika terlalu banyak
Akan ribut keasinan
Sebagaimana ia di tuang dalam takaran pas
Begitu jugalah kisahku
Tidak hambar namun tidak pula asin
Jangan terlalu pendiam
Kata mereka
Harus bagaimana aku lebih suka mendengar
Di telingaku berdenging begitu banyak kisah
Aku kadang seolah seperti menyatu dengan kisah itu
Meski bukan kisahku
Tapi hatiku hidup karenanya
Aku bisa jadi melankolis
Tak jarang juga jadi cengeng
Hatiku pun bisa merekah
Tiba-tiba ikut resah
Rasa begini begitu campur aduk
Sepertinya ada yang fikir hidupku membosankan
Mereka tidak salah
Namanya juga hidup
Hidup itu nikmat..
Nikmat dari Tuhan jadi Nikmatilah
Hidup itu kaya rasa
Lihatlah Rendang yang kaya rempah
Bukankah kekayaan itulah yang membuat ia Nikmat
Bukan begitu?
Sebenarnya kalau mau jujur
Aku juga punya kisah berliku
Bercorak bermotif ber apa lah itu
Jangan bosan aku ingin berumpama lagi
Karena tiba-tiba terpikirkan saja
Coba lihat air minum berwarna dalam sebuah gelas
Tuangkan air bening ke gelas itu
Terus terus dan terus
Haruskah atau harusnya kita seperti itu ?
Restokoiyoo 16/08/17
Friday, August 11, 2017
RASA TAK TERIMA
ResTokoiyoo
RASA TAK TERIMA
Mengingat lagi
Dari mana ini bermula
Kau mungkin menarik bagi mereka
Tapi tidak bagi ku
Pada awalnya
Mungkin karena kita tak dekat
Bertegur saja tidak
Jadi bagaimana mungkin
Kemudian di hari entah apa
Kau berani membuka kata
Dan tak segan melempar canda
Padaku ya kenapa aku
Masih awalnya kuanggap ini biasa
Tapi lama makin lama
Aku jadi suka
Aku berkeras ingin menutupinya
Tapi kenapa
Tak seharusnya kau selalu muncul di depanku
Di mata .. hidung.. di kuping
Di telinga kau ada di mana-mana
Bisakah kau jauh-jauh
Meski hati rasanya lalala
Akal sehatku masih bekerja
Pergilah pergi saja
Memang yang kurasa bukanlah dosa
Aku hanya tahu kau menyukai dia
Salah apa aku harus menyukaimu
Oh Tuhan
Tolong kirim seseorang Dia lain
Yang sudi suka aku
Ada rasa..rasa tak terima
Aku tak ingin suka dia
RASA TAK TERIMA
Mengingat lagi
Dari mana ini bermula
Kau mungkin menarik bagi mereka
Tapi tidak bagi ku
Pada awalnya
Mungkin karena kita tak dekat
Bertegur saja tidak
Jadi bagaimana mungkin
Kemudian di hari entah apa
Kau berani membuka kata
Dan tak segan melempar canda
Padaku ya kenapa aku
Masih awalnya kuanggap ini biasa
Tapi lama makin lama
Aku jadi suka
Aku berkeras ingin menutupinya
Tapi kenapa
Tak seharusnya kau selalu muncul di depanku
Di mata .. hidung.. di kuping
Di telinga kau ada di mana-mana
Bisakah kau jauh-jauh
Meski hati rasanya lalala
Akal sehatku masih bekerja
Pergilah pergi saja
Memang yang kurasa bukanlah dosa
Aku hanya tahu kau menyukai dia
Salah apa aku harus menyukaimu
Oh Tuhan
Tolong kirim seseorang Dia lain
Yang sudi suka aku
Ada rasa..rasa tak terima
Aku tak ingin suka dia
Thursday, June 1, 2017
TITIK BALIK
ResTokoiyoo
#ResTokoiyoo
#Yosoob
TITIK BALIK (?)
Aku telah menangambil langkah
Belum bisa di sebut maju
Namun bukan pula mundur
Semoga
Tuhan ku harap yang ku pilih
adalah jalan yang benar
Aku kadang meragu
Kadang pun begitu percaya
Kemudian entah muncul dari mana
Pernah ku ingin pergi saja
Tinggalkan semuanya
Menjauh lalu menghilang
Ke tempat bernama negeri asing
Melihat sisi lain dunia
Entah kemana saja
Yang di sana tak satu tahu pun kenal
Hingga takdir membawaku kembali
Ke titik dimana semua berawal
kalau saja tak ingat Dia
Dia hartaku yang paling berharga
Dan juga mereka
Mereka yang mengukir aneka warna
Hingga hidup tak hilang makna
Aku tak ingin apa-apa
Apa yang ada sebiasanya aku punya
Itu cukup.. sudah cukup
Tapi ingat Dia Ingat mereka
Aku ingin apa-apa
Aku ingin lebih berguna
Maksudku lebih bernyawa
Aku jadi banyak minta
Aku punya banyak do'a
Aku ingin serba bisa
Aku mau bagaimana
Tak tahu mulai darimana
Pertanyaan tak habis-habis
Saking banyak
Silakan saja menyebutku apa
Aku tidak ada kata untuk menjawabnya
Aku terlalu sibuk dengan tanya
Hingga tanya menemui jawabnya
Aku juga sibuk untuk tidak mengeluh
Sibuk membesarkan hati
Sibuk membangun kepercayaan diri
Sibuk menata hidup
Sibuk menutup telinga
Sibuk membuka mata
Sibuk mencari cara
Sibuk mulai mendekati Nya
Jadi kalau ada yang bertanya
Aku kenapa
Aku dimana
Blablabla
Ku beri senyum saja,,
#ResTokoiyoo
#Yosoob
Monday, May 15, 2017
WANITA
WANITA
Makhluk yang paling
multitasking
dalam perannya yang mulia
Dia adalah
chef,merangkap asisten rumah tangga
menjadi nanny dalam
waktu yang sama,
Manager,guru,perawat,konsultan,ahli
matematika..
Dia adalah mulut,dia
adalah tangan,kaki,telinga,mata
dia bahkan bisa jadi
kepala
Dia adalah peta
terbuka,
Tapi di satu waktu bisa
jadi sudoku rumit
bisa sangat misterius
Harus pintar membaca bukan aksara tapi kalimat
tak timbul
dari setiap gerak geriknya
Anehnya dia seperti ramalan cuaca
Saat sedang panas-panasnya kemudian hujan
tiba-tiba
Dia bisa tenang seperti danau tapi kadang
beriak,menghempas
bergulung-gulung seperti pantai
Dia seperti ingin membeli panci melihat
kosmetik kemudian membawa pulang kain batik
Ya itulah dia..
Dia WANITA
Saturday, May 6, 2017
APPA
PUITISKAN RASAMU
APPA
Merindukanmu
bilamana hujan
Bertumpuk rasa
kadang tak bernama
Setiap rintiknya
adalah panggilanku
Datanglah walau
hanya tempias
Aku hanya bisa
mengatakan aku rindu
Rindu menetap tak
kunjung beranjak
Rindu yang tak
tergerus waktu
Aku mendekapnya disini
Sangat kuat,sangat
rapat
Pernah di suatu
malam aku terbangun
Raungku bisu...
tapi bulir bening itu deras
Aku tergugu aku
merindukanmu
Tuhan tak ijinkan
ku mellihat wajahmu
Bahkan dalam
lelapku
Aku tidak tahu..
Bahkan ku sebutkan
namamu di pengantar tidurku
Ku yakinkan diri
bahwa Dia kan mempertemukan kita
Nyatanya tidak..
mereka bilang “belum”
Aku tidak
sekali-kali menyalahkanNYA
Mungkin bertemumu
tak semudah itu
Atau karena aku
tak patuh
Aku tak pantas
Aku masih remah,sedang
angkaku besar
Aku tak ingin
melanjutkan ini
Aku hanya bisa
mengatakan aku merindukanmu
Appa aku
merindukanmu
Restokoiyoo
Monday, April 24, 2017
Tuesday, April 18, 2017
Monday, April 17, 2017
Friday, April 14, 2017
KAMU LAGI..KAMU TERUS
KAMU LAGI... KAMU TERUS
by: Ipeb
Melihatmu,tidak ada alasan untuk tidak tersenyum
Kamu begitu sederhana juga manis
setiap ku sapa jawabmu datar..
Tapi masih saja manis
Sebelumnya aku tidak pernah tahu
Manismu secandu ini
Ku diam saja kamu menyapa
Andai kamu tahu di dalam hatiku
Rasa akan meluap
Tapi kutahan untuk mengucap
Ku ingin hanya mendengar suaramu
Suara lirih lembut malu-malu
mata tak lepas melihat sepatu
Pipi merona merah jambu
Tak inginkah melihat wajahku
Aku yang lekat memandangmu
Aku berdebar
Pikiran selalu kamu...kamu lagi...kamu terus
Aku tak sabar
Bertemu kamu...kamu lagi ... kamu terus
Besok..terasa lama
Menunggu kamu..kamu lagi..kamu terus
Karena bosannya menunggu berganti hobi
Hobi bertemu kamu...kamu lagi... kamu terus
Ini masih tentang kamu...kamu lagi...kamu terus
Dan selalu tentang kamu...kamu lagi ... kamu terus
Kamu begitu sederhana juga manis
Setiap ku sapa jawabmu datar
Tapi masih saja manis
Kamu...
Selamat Pagi..
Yoosob sekian puisi kali ini,mudah-mudahan ada yang suka.
Terima Kasih...
Sekian dan Wassalam.😀
Subscribe to:
Posts (Atom)
-
ResTokoiyoo Wanita Dengan Tali Rafia Jalan setepak di gang sempit yang ku lewati setiap pulang pergi bekerja ini terasa lebih sepi ...
-
ResTokoiyoo BANGUNTIDUR KUTERUS MANDI..YAKIN?! MENDING LAKUKAN INI DULU Masih ingat dengan lagu anak-anak ini “Bangun tidur ku t...
-
ResTokoiyoo KATA TAK BERNAMA " Kau sudah sembuh ? " tanya Makta setelah salam petang itu,sekembalinya beliau dari ladang ...





